POLGAN (Politeknik Ganesha Medan) Beri Penghargaan Dosen Terbaik

POLGAN (Politeknik Ganesha Medan) Beri Penghargaan Dosen Terbaik

Politeknik Ganesha Medan merupakan kampus informatika dan bisnis unggulan yang menerapkan sistem pendidikan vokasi di kota medan. Saya dikenal dengan nama Harun Yahya, sebagai salah satu pengajar atau dosen pengampuh mata kuliah komputer terapan dan multimedia. Saya merupakan lulusan sarjana salah satu perguruan tinggi di kota bandung. Berawal dari ketika saya menjadi asisten dosen di kampus Politeknik Ganesha Medan pada tahun 2014 lalu, ketika saya sering diamanahkan untuk membawa mata kuliah komputer dasar saya merasa tertantang untuk bisa membawakan lebih lagi dari yang saya ketahui dan yang pernah saya pelajari sebelumnya terlebih ketika mengajar harus sesuai standart SAP (Satuan Acara Perkuliahan) yang telah ditetapkan oleh ketua program studi agar mahasiswa nantinya bisa mempunyai kompetensi keahlian  atau capaian pembelajaran sesuai yang diharapkan.

Dilain kesempatan saya menjadi mentor pelatihan komputer dan design grafis untuk tingkat SMA/K se Kota Medan di kampus Politeknik Ganesha Medan, ketika seringnya saya dihadapkan oleh proses belajar mengajar disaat itu saya merasa harus mengupgrade ilmu pengetahuan khususnya hal-hal yang berkaitan tentang yang saya akan ajarkan dan bidang ilmu yang berkaitan dengan mengikuti pelatihan, seminar, workshop keikutsertaan sebagai anggota komunitas design grafis, dan photography sampai pada saat saya menyelesaikan kuliah di bandung saya mengkuti Fasilitas Sertifikasi Nasional (SKKNI) Bidang Telematika yang diselenggarakan oleh kemkominfo, dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Kompetensi (Lembaga Sertifikasi Profesi Telematika, Jakarta) dst.

“Kita tidak harus selalu menyukai apa yang kita lakukan untuk bisa mencintai” mungkin kata motivasi itulah yang mengantarkan saya hingga bisa layak dan lulus tahap awal proses microteaching dan menjadi awal yang baru untuk bisa menjadi dosen pengampuh matakuliah komputer terapan dan multimedia. Perjuangan ini belum selesai karena saya harus melanjutkan studi S2 atau program magister di salah satu universitas di yogyakarta yang dibeasiswakan oleh kampus Politeknik Ganesha Medan, namun dalam prosesnya ternyata tak semanis  Cokelat Ndalem cokelat khas jogja. Dikarenakan jarak, waktu dan lain hal yang membuat saya harus berhenti sejenak dari perkuliahan untuk bisa berjalan kemudian. Walau belum sempat menyelesaikan kuliah magister saya tidak ingin tertinggal dan kalah dalam hal memberikan kualitas pengajaran dikampus. Istilah Guru  dalam tradisi Jawa merupakan akronim dari “digugu lan ditiru” (orang yang dipercaya dan diikuti), bukan hanya bertanggung jawab mengajar mata pelajaran yang menjadi tugasnya, melainkan lebih dari itu juga mendidik moral, etika, integritas, dan karakter yang menjadikan kita sebagai seorang dosen yang dirindu.

Setelah selesai ujian akhir semester seperti biasa bidang akademik menyebarkan angket yang akan diisi oleh mahasiswa sebagai salah satu bulir penilaian evaluasi mengajar dosen untuk setiap dosen mata kuliah baik dosen tetap ataupun tidak tetap yang mana nantinya akan direkapitulasi nilainya untuk dapat melihat hasilnya. Dan alhamdulillah ‘ala kulli haal, proses belajar dan mengajar yang saya lakukan berbuah manis semanis hasil yang ada, ketika melihat hasil dari evaluasi umpan balik (EUB) yang telah dilakukan akhirnya saya mendapatkan piagam penghargaan sebagai dosen terbaik periode 12 desember 2018. Saya tidak bisa mengungkapkan betapa bersyukurnya saya mendapat kesempatan ini, terimakasih atas kepercayaan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *